Mengenal Industri Farmasi
Selama bertahun-tahun, perusahaan-perusahaan farmasi secara berkelanjutan terus melakukan inovasi menawarkan obat-obat baru, membantu mengobati berbagai penyakit dan mengurangi penderitaan pasien. Namun demikian, berbagai macam penyakit baru juga terus bermunculan, sehingga seluruh anggota IPMG berkomitmen untuk menemukan obat-obat baru untuk menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut.   

Saat ini pasar farmasi di Indonesia bernilai hampir
sekitar 6,24 milyar dolar AS atau 26 dolar AS per kapita per tahun, di mana perusahaan nasional menguasai mendominasi 75% pangsa pasar. 
IPMG member dari :

Topik Hangat
Firdaus Anwar -- detik.com -- 27 Agustus 2014
kompas.com -- 27 Agustus 2014
Maria Elga Ratri -- kontan.co.id -- 28 Agustus
Arif Gunawan -- bisnis.com -- 25 Agustus 2014
IPMG -- 19 Agustus 2014
Berita Lainnya
Albertina S. Calemens -- sinarharapan.co -- 2 September 2014
Jakarta – Seorang mahasiswa Selandia Baru tercatat sebagai orang pertama di dunia yang mengindentifikasi sel-sel kejam yang bertanggung jawab terhadap kanker lidah yang mematikan. Selanjutnya »
kompas.com -- 2 September
Sosialisasi tarif baru pada sebagian kelompok Indonesia Case Based Groups atau INA-CBGs yang dipakai dalam klaim layanan kesehatan di fasilitas kesehatan lanjutan belum merata. Padahal, tarif baru layanan kesehatan di rumah sakit itu mulai berlaku per 1 September. Selanjutnya »
suarapembaruan.com -- 2 September 2014
Jakarta - Empat menteri menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) percepatan capaian akses universal untuk air bersih dan sanitasi di Tanah Air.
Selanjutnya »
Christine Novita Nababan -- kontan.co.id -- 2 September 2014
Jakarta - Malang betul nasib pelaku usaha industri asuransi jiwa Tanah Air. Di tengah perlambatan pertumbuhan pendapatan premi pada paruh pertama tahun ini yang turun 2,5% (year on year), klaim kematian dan kesehatan yang dibayarkan pelaku usaha asuransi malah naik dan menggerogoti kocek. Selanjutnya »
Kontributor Health, Dhorothea -- kompas.com -- 2 September 2014
Tanpa asuransi atau jaminan sosial, penyakit berat dengan mudah menjadikan kita jatuh miskin dalam waktu singkat. Betapa tidak, penderita penyakit jantung harus menyiapkan uang antara Rp75 juta hingga Rp300 juta demi mengobati penyakitnya. Penyakit stroke membutuhkan dana pengobatan sebesar Rp250 juta rupiah. Selanjutnya »
September 2014
SuMTuWThFSa
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930

Copyright © 2013 International Pharmaceutical Manufacturers Group